ADiTV JOGJA

LENSA 44

MERANGGI WARANGKA KERIS BERMUTU TINGGI DI DESA BANTUL

Bantul – Sebagai salah satu karya luhur warisan nenek moyang keris memiliki kesatuan masing-masing. Utamanya warangka keris atau sarung keris ini. Pembuatannya pun dilakukan oleh pengrajin khusus warangka yang disebut meranggi.

Salah satunya mardiyanto pembuat warangka keris asal desa bantul kabupaten bantul yogyakarta yang sudah menggeluti dunia kerajinan berbahan kayu ini sejak puluhan tahun silam.

Bakat yang diturunkan dari orangtua menjadikannya sebagai satu-satunya pengrajin warangka keris yang tersisa di desa ini. Di sebuah gubug kayu berukuran 2 kali dua meter inilah berbagai jenis warangka keris bermutu tinggi mampu ia buat.

Sehingga tak heran jika permintaan terus berdatangan baik dari dalam maupun luar negeri. Rata-rata dalam sebulan tak kurang dari 200 buah warangka laku terjual dengan omset mencapai puluhan juta rupiah.

Alasan inilah yang membuat mardiyanto tetap bertahan menggeluti dunia meranggi selain sebagai upaya untuk melestarikan warisan budaya nenek moyangnya.

Menjadi satu-satunya meranggi dengan karya yang berkualitas setiap hari bengkel warangka keris mardiyanto ini selalu ramai oleh pelanggan yang datang silih berganti untuk memesan warangka baik untuk kebutuhan pelengkap busana jawa maupun koleksi pribadi.

Sebagai salah satu usaha kreatif bernilai budaya keberadaan meranggi di desa bantul ini memang terbilang cukup memprihatinkan. Berbagai upaya pun kian  gencar dilakukan oleh pemerintah desa setempat untuk mempertahankan keberadan meranggi ini agar tidak punah tertelan jaman.

Suatu keris dapat dikatakan sebagai suatu karya luhur karena dalam prosesnya diperlukan pengetahuan tinggi. Pola yang tampak dalam warangka keris menjadi salah satu penentu kualitas maupun harga keris itu sendiri. Semakin unik polanya bisa dipastikan harganya pun akan semakin mahal.

Untuk warangka jenis gayaman ini dihargai 50 ribu rupiah per biji. Sedangkan untuk model ladrang dihargai 100 ribu rupiah lantaran memiliki tingkat kerumitan tersendiri dengan lekuk dan pola yang unik.

Joko pramono

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top